Banyak material untuk mempercantik rumah baik dari segi interior maupun eksterior, Lantai parket adalah salah satu material untuk memperindah ruangan interior. Sebelumnya, Kami sudah membuatkan artikel Mengenal lantai parket untuk membantu para pembaca untuk memamahi. Karena dengan memahami intinya, makanya untuk menjelaskan jenis lantai parket, Anda akan mudah untuk membedakannya.
Jenis lantai parket itu cukup banyak tidak hanya kita kenal kayu asli saja, tapi ada juga inovasi – inovasi baru dari kalangan kontruksi maupun arsitektur untuk menciptakan material baru, Yang paling utama memang lantai parket solid, tapi sekarang menjadi 3 jenis yang cukup populer, dari parket solid, Laminite dan Engineer. Lalu kenapa lantai vinyl tidak masuk dalam kategori parket ? karena dengan menggunakan polyvinyl yang bahannya jauh berbeda dengan lantai parket itu sendiri. ini jenis lantai parket sebagai berikut :
1. Lantai Parket Solid

Parket kayu solid dibuat dari kayu asli utuh tanpa campuran bahan lain. Setiap papan berasal dari satu batang kayu yang dipotong langsung, sehingga seratnya benar-benar alami. Jenis ini sering dianggap kelas premium karena kualitasnya yang tidak bisa disamai parket lain. Penggunaannya cocok buat kamu yang ingin lantai yang hangat, tahan puluhan tahun, dan punya nilai estetika tinggi.
Kelebihan parket solid
- Material 100% kayu keras. Biasanya dari jati atau merbau, seratnya hidup, teksturnya kuat, dan nuansa kayunya terasa sangat natural.
- Umur pemakaian 20–50 tahun. Dengan perawatan sederhana, lantai solid bisa bertahan hingga beberapa generasi.
- Bisa direstorasi berulang kali. Jika warna memudar atau permukaan kusam, kamu bisa melakukan sanding dan recoating hingga berkali-kali.
- Kokoh untuk area lalu-lalang. Lantai solid terasa “berbobot” dan stabil ketika diinjak.
Kekurangannya
- Harga paling mahal dibanding jenis lainnya.
- Sensitif terhadap kelembapan jika pemasangan tidak benar.
- Perlu tukang berpengalaman agar tidak terjadi pemuaian berlebih.
2. Parket Laminate

Jenis lantai parket selanjutnya yaitu lantai laminate, banyak tidak tau laminate itu seperti apa, tapi Disini ada bisa mengetahui secara detail. Jadi lantai laminate itu terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan lalu dibentuk papan panjang seperti lantai parket solid.
Perbedaan solid dan laminate sendiri terlihat jelas jika lantai parket solid itu kayu asli dan laminate itu dari serbuk kayu tapi bentuk sama seperti solid.
Struktur Laminate (Lapisan Per Lapisan)
- Wear Layer
Lapisan terluar yang berfungsi sebagai pelindung dari goresan dan noda. - Decor Layer
Ini bukan kayu asli, tetapi cetak motif kayu yang memberi tampilan seperti solid wood. - HDF Core (High Density Fiberboard)
Inti lantai yang terbuat dari serbuk kayu dipadatkan.
Ini yang memberi kekuatan, tapi tidak bisa diamplas ulang. - Stabilizing Layer
Lapisan bawah untuk menjaga papan tetap rata dan tidak melengkung.
Laminate memberikan tampilan mirip kayu dengan konstruksi yang sepenuhnya pabrik. Karena dasar utamanya HDF, sifatnya lebih stabil dan pemasangannya cepat — cocok untuk pengguna yang ingin tampilan kayu tanpa proses rumit.
Kelebihan Parket Laminate
- Pemasangan cepat (tinggal klik & pasang).
- Pilihan motif sangat banyak.
- Perawatan mudah untuk penggunaan rumah sehari-hari.
- Tidak membutuhkan finishing ulang.
Kekurangannya
- Tidak bisa diperbaiki jika permukaan rusak (harus ganti papan).
- Motifnya bukan kayu asli.
- Tidak cocok untuk area yang sering terkena air.
Parket Engineer

Jenis lantai parket ketiga, yaitu parket engineer atau lebih kenal sebagi lantai engineer. perpaduan antara kayu solid dan plywood. Seperti solid dalam tampilan, tapi stabil karena struktur berlapis. Jadi lantai engineer ini kombinasi antara kayu asli dengan polywood, polywood itu papan kayu olahan terdiri dari lapisan kayu tipis yang dipadatkan.
Struktur Engineered
- Lapisan Veneer Kayu Asli (Top Layer)
Serat kayu asli tebal 2–4 mm.
Ini yang membuat tampilannya mirip solid. - Core Plywood (Lapisan Berlapis)
Terdiri dari 5–9 lapisan kayu tipis yang disusun silang.
Struktur ini membuat papan lebih stabil dibanding solid. - Backing Layer
Lapisan dasar sebagai penyeimbang.
Jenis ini memberikan feel kayu asli dengan ketahanan terhadap perubahan suhu.
Bentuknya mewah seperti solid tapi lebih stabil karena tidak mudah melengkung.
Kelebihan Engineered
- Tampilan natural karena permukaan kayu asli.
- Stabil terhadap suhu & kelembapan.
- Lebih terjangkau dibanding solid.
Kekurangannya
- Veneer tipis membatasi restorasi ulang.
- Kualitas tergantung produsen.
Jadi ini 3 jenis lantai parket yang saat ada di pasaran, Tapi jika anda mengetahui yang lain bisa berikan masukan pada kami. Tapi perlu di ingat antara lantai parket dan lantai vinyl berbeda. banyak orang mengatasnamakan lantai vinyl itu sebagai lantai parket. padahal mereka 2 material yang berbeda. karena parket itu dari kayu asli sedang vinyl dari polyvinyl.
- Hardwood Floor: Pengertian, Kelebihan, dan Jenisnya - Oktober 6, 2026
- Mengenal Istilah Parket, Mini Flooring Dan Flooring - Oktober 2, 2026
- 15 Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Vinyl - September 29, 2026

