kayu cendana

Kayu Cendana: Jenis Kayu Harum yang Semakin Langka

Sebenarnya kayu cendana termasuk kedalam jenis tumbuhan parasit yang membutuhkan inang untuk mendukung pertumbuhannya. Dalam industri perkayuan, kayu cendana ini memang selalu menjadi primadona.

Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat kayu cendana memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh jenis kayu lainnya. Ya, salah satu keistimewaannya, yakni memiliki aroma yang harum dan wangi.

Menarik Juga Untuk Disimak : Rekomendasi Lantai kayu Terbaik Untuk Taman

Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi mengenai seluk beluk dari kayu cendana, mari kita simak saja langsung pembahasannya dibawah ini.

Seputar Pohon Kayu Cendana

pohon cendana

Pohon cendana mempunyai nama latin “Santalum album L” atau yang lebih populer dengan sebutan “Sandalwood”. Menurut informasi yang didapat, kayu cendana banyak dihasilkan di daerah Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Malu Tenggara Barat.

Seiring dengan berjalannya waktu, kini penyebaran pohon cendana mulai merambah ke berbagai daerah lainnya, seperti Bali, Sulawesi, Maluku, Sumba, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa pohon cendana merupakan jenis tumbuhan parasit.

Dalam penangkarannya, kayu cendana tidak bisa hidup sendirian sehingga membutuhkan inang untuk tumbuh dan berkembang biak.

Meski dipakai selama ratusan tahun, namun aroma wangi pada kayu ini masih tetap terasa. Nah, karena keunggulannya itulah yang membuat kayu cendana termasuk salah satu jenis kayu termahal di dunia.

Baca Juga : Jenis-jenis Material Pengganti Kayu Solid

Belum lagi dengan keberadaannya yang semakin langka, sehingga harga jual kayu yang satu ini terbilang cukup fantastis.

Tak hanya aromanya yang harum, pohon cendana juga mempunyai kandungan minyak astiri yang memiliki nilai ekonomis cukup menggiurkan lho.

Pada umumnya, minyak astiri dari dalam pohon cendana terdapat di beberapa bagian tertentu. Untuk di bagian kayu dalam, kapasitas minyak astiri tersebut berkisar 4 – 8 %, sedangkan pada bagian rantingnya hanya sebesar 2 – 4 % saja.

Sementara bagian kayu luarnya mempunyai kandungan santanol, santanil, asetat 3 %, dan hidrokarbon sebanyak 5 %.

Karakteristik Pohon Cendana

  • Pohon cendana mempunyai daun tunggal dengan berbentuk elips (bulat dan ujung keduanya lancip
  • Kulit batangnya berwanrna kecokelatan dengan ukuran diameter sekitar 25 – 30 cm, serta tingginya yang mencapai 11 – 15 meter
  • Bunga cendana memiliki bentuk payung menggarpu atau mirip tabung dengan berbentuk lonceng
  • Warna bunga cendana yang umumya berwarna merah dan memiliki 4 – 5 kelopak bunga
  • Buah dari pohon cendana memiliki bentuk seperti batu, jorong, kecil, dan berwarna merah kehitaman
  • Pohon cendana biasanya akan menggugurkan daun setelah tumbuh di ketinggian 20 meter dengan diameter batang 40 cm
  • Tak hanya itu, bahkan pohon cendana juga akan menghasilkan bunga dan buah setiap dua kali setahun setelah usianya mencapai 5 tahun

Mengingat aroma harum yang dimilikinya, maka tak heran juga jika jenis kayu yang satu ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 170 ribuan hingga Rp 3,5 juta.

Jenis-jenis Kayu Cendana

1. Kayu Cendana Putih

Kayu Cendana Putih

Jenis kayu cendana yang berwarna putih ini kebanyakan berasal dari daerah NTT, seperti Flores, Alor, Sumba, Solot, Adonara, Lomblen, Pantar, Timor, Rote, dan Sabu.

Menurut kabar yang beredar, jeni kayu cendana asal NTT inilah yang paling mahal dan dicari banyak orang. Mengapa demikian? Pasalnya, kayu cendana putih memiliki aroma yang lebih harum dibanding jenis kayu cendana lainnya lho.

2. Kayu Cendana Merah

Kayu Cendana merah

Sesuai dengan namanya, yang mana jenis kayu cendana ini tampil dengan warna kemerahan. Dari tingkat keharumannya, jenis kayu cendana merah memang tidak seharum kayu cendana putih.

Itu sebabnya, mengapa kayu cendana merah kurang diminati oleh konsumen. Penyebaran pohon kayu cendana merah itu sendiri kebanyakan berasal dari daerah Funan dan India.

Sebenarnya kayu cendana memiliki banyak jenis, yang setidaknya ada lebih dari 29 jenis. Untuk mempersingkat waktu, mari kita ke pembasahasan selanjutnya mengenai manfaat pohon kayu cendana.

Berbagai Manfaat Pohon Kayu Cendana

1. Kayu Cendana Untuk Kerajinan Tangan

kerajinan kayu cendana

Manfaat pertama dari kayu cendana, yakni dijadikan bahan untuk kebutuhan kerajinan tangan. Umumnya souvernir yang berbahan kayu cendana kerap dibanderol dengan harga mahal.

Adapun mengenai berbagai souvenir berbahan kayu cendana seperti :

  • kipas tangan
  • gelang kayu
  • tasbih dan lain sebagainya.

2. Untuk Produk Kecantikan

untuk produk kecantikan

Manfaat yang kedua ini bukan terletak pada kayunya, melainkan pada bagian minyak astiri yang terkandung didalam batang pohonnya. Minyak astiri cendana diklaim memiliki beragam manfaat untuk kesehatan kulit seperti :

  • menghilangkan noda hitam
  • mencegah munculnya jerawat
  • membersihkan sebum atau minyak di wajah
  • mengatasi masalah komedo

3. Untuk Produk Wewangian

manfaat cendana untuk parfum

Tak hanya dijadikan sebagai produk kerajinan tangan, ternyata kayu cendana juga kerap dimanfaatkan untuk pembuatan produk wewangian seperti :

  • parfum
  • dupa
  • balsam
  • aromaterapi

4. Untuk Produk Obat Herbal

kayu cendana untuk obat herbal

Menurut informasi yang didapat, bagian kulit kayu dan minyak pohon cendana sering dijadikan bahan baku untuk pembuatan obat herbal. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat kulit dan minyak kayu cendana memiliki beragam manfaat untuk kesehatan seperti :

  • mencegah penyakit disentri
  • melancarkan sistem pencernaan
  • memiliki sifat anti peradangan

5. Untuk Produk Furniture

Manfaat berikutnya dari kayu cendana yang akan dibahas, yakni untuk produk furniture. Dalam industri perkayuan, jenis kayu cendana ini memang sudah tidak diragukan lagi soal kekuatannya.

Tak hanya kokoh dan kuat, bahkan produk furniture yang berbahan kayu cendana ini benar-benar sedap dipandang mata. Adapun mengenai berbagai produk furniture berbahan kayu yang dimaksud seperti :

  • meja kayu
  • kursi kayu
  • lemari kayu
  • tempat tidur
  • kusen jendela
  • pintu kayu

6. Dapat Mencegah Penuaan Dini

Ini dia salah satu keunggulan dari pohon kayu cendana yang tidak dimiliki oleh jenis pohon kayu lainnya.

Menurut para pakar kulit ternama dunia, yang menyebutkan bahwa kayu cendana memiliki kemampuan untuk mengontrol pelebaran pori-pori pada kulit, sehingga sangat ideal dijadikan bahan baku masker alami.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, jenis kayu yang satu ini mempunyai sifat antioksidan yang berguna untuk mengurangi stress oksidatif dan munculnya keriput di kulit lho.

Lantas, bagaimanakah cara membuat masker wajah dari kayu cendana?

Adapun mengenai bahan-bahan yang harus anda persiapkan untuk membuat masker wajah seperti berikut :

  • bubuk kayu cendana secukupnya
  • 1 kuning telur
  • 1 sdm madu
  • 1 sdm minyak kelapa

Setelah semua bahannya tersedia, silahkan campurkan semua bahan tersebut lalu olesan pada wajah anda secara merata.

Jika sudah demikian, diamkan kurang lebih sekitar 30 menit kemudian bilas dengan menggunakan air ingga bersih.

7. Anti-Taning

Minyak pada kayu cendana ini memiliki sifat anti-taning yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan kulit.

Mengingat akan hal itu, maka tak heran juga jika kayu cendana kerap digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan produk kosmetik.

Demikianlah ulasan singkat seputar seluk beluk dari pohon kayu cendana, sehingga bisa kita jadikan sebagai bahan untuk penambah wawasan.

Agar anda tidak ketinggalan informasi-informasi terbaru seputar dunia perkayuan, jangan lupa untuk selalu nongkrong di website ini ya!

2 komentar untuk “Kayu Cendana: Jenis Kayu Harum yang Semakin Langka”

  1. Ping-kembali: Mengulas Seluk Beluk Kayu Trembesi dan manfaatnya

  2. Ping-kembali: Mengenal Karakteristik dan Keunggulan Kayu Kelapa - Lantai Kayu Asia | Penjual Lantai Kayu Terlengkap Indonesia

Komentar ditutup.

× Ada yang bisa saya bantu?