Kayu cendana adalah jenis kayu yang memiliki nilai tinggi karena aroma khasnya yang tidak dimiliki oleh kayu lainnya. Cendana juga mempunyai manfaat yang sangat berarti untuk manusia. idak heran jika permintaan pasar terhadap kayu ini terus meningkat dari waktu ke Waktu.
Secara alami, pohon cendana banyak ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur, khususnya di Nusa Tenggara Timur. Namun, penyebarannya kini mulai meluas ke berbagai daerah lainnya. Salah satu hal unik dari cendana adalah sifat parasitiknya—pohon ini memerlukan inang untuk bisa tumbuh dengan optimal.
Kayu ini banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, mulai dari pembuatan furniture, kerajinan tangan, bahan dasar parfum, hingga pengobatan herbal. Karena cendana sangat langka karena Waktu tumbuh yang lama sehingga Harga kayu cendana cenderung tinggi di pasaran.
Berikut adalah Harga kayu cendana terbaru berdasarkan bentuk dan wilayah.
List Harga Kayu Cendana Terbaru

Daftar Harga Bubuk Kayu Cendana
- 100 gram: Rp 50.000 – Rp 60.000
- 250 gram: Rp 150.000
- 500 gram: Rp 300.000
- 1.000 gram: Rp 485.000
- Cendana Biasa asal Kupang (1 kg): Rp 150.000 – Rp 200.000
- Cendana Super asal Kupang (1 kg): Rp 250.000 – Rp 1.300.000
- Cendana Merah (1 kg): Rp 135.000 – Rp 180.000
- Cendana Putih (1 kg): Rp 135.000 – Rp 170.000
- Cendana Wangi (1 kg): Rp 135.000 – Rp 300.000
Baca juga : Harga kayu bangunan
Perbandingan Harga Kayu Cendana Bubuk Berdasarkan Kota

Harga bubuk kayu cendana juga bisa berbeda tergantung daerah. Berikut kisaran harga di beberapa kota besar:
| Kota | Harga per Kg |
|---|---|
| Jakarta | Rp 350.000 – Rp 600.000 |
| Surabaya | Rp 295.000 – Rp 555.000 |
| Bandung | Rp 300.000 – Rp 600.000 |
| Medan | Rp 295.000 – Rp 505.000 |
| Semarang | Rp 315.000 – Rp 605.000 |
| Palembang | Rp 295.000 – Rp 555.000 |
| Makassar | Rp 315.000 – Rp 605.000 |
| Batam | Rp 290.000 – Rp 505.000 |
| Pekanbaru | Rp 300.000 – Rp 555.000 |
| Lampung | Rp 290.000 – Rp 605.000 |
| Malang | Rp 300.000 – Rp 605.000 |
| Padang | Rp 300.000 – Rp 555.000 |
| Denpasar | Rp 305.000 – Rp 505.000 |
| Samarinda | Rp 295.000 – Rp 505.000 |
| Tasikmalaya | Rp 300.000 – Rp 505.000 |
| Serang | Rp 305.000 – Rp 604.000 |
| Banjarmasin | Rp 295.000 – Rp 555.000 |
| Pontianak | Rp 305.000 – Rp 600.000 |
| Balikpapan | Rp 300.000 – Rp 500.000 |
| Jambi | Rp 300.000 – Rp 605.000 |
Baca juga : Harga lantai kayu
Harga Produk Lain dari Kayu Cendana
- Serutan Cendana Wangi Super (Asli): Rp 44.000 per 100 gr
- Kayu Cendana Utuh (Gelondongan): Rp 250.000 per kg
- Serutan Cendana Wangi: Rp 300.000 per 300 gr
- Akar Cendana: Rp 1.500.000 per 350 gr
- Galih Cendana (Bagian Inti): Rp 1.600.000 per kg
- Cendana Super dari NTT: Rp 1.900.000 per kg
Catatan: Harga-harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung dari kualitas kayu, bentuk produk, serta kebijakan masing-masing penjual.
Mengenal Lebih Dekat Kayu Cendana
Kayu cendana dikenal sebagai salah satu jenis kayu bernilai tinggi sejak zaman dahulu. Bukan hanya karena tampilannya yang eksotis, tapi juga karena kandungan minyak esensialnya yang punya banyak manfaat. Justru dibanding dijadikan mebel, kayu ini lebih banyak diolah menjadi minyak atsiri yang digunakan dalam produk parfum, pengobatan herbal, hingga kecantikan.
Cendana sering dijuluki sebagai “Raja Tanaman Beraroma” karena aromanya yang khas dan tahan lama.
Umumnya. Jenis dibagi menjadi dua: Cendana Putih dan cendana Merah. Cendana putih yang tumbuh di Indonesia. terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT), beberapa daerah di Jawa, dan Papua
Sedangkan Cendana Merah lebih banyak ditemukan di wilayah India dan kawasan Asia Tenggara lainnya.
Dari segi kualitas dan aroma, Cendana Putih Indonesia dianggap lebih unggul, sehingga permintaannya pun lebih tinggi. Namun, menanam pohon ini tidak semudah menanam pohon biasa. Cendana adalah tanaman semi-parasit yang membutuhkan pohon lain sebagai inangnya agar bisa bertumbuh dengan baik.
Bibit pohon cendana sensitif terhadap sinar matahari langsung dan kekeringan, sehingga memerlukan pohon pelindung (inang) di sekitarnya. Idealnya, inang ditanam dalam jarak sekitar dua meter dari bibit cendana. Beberapa pohon yang sering dijadikan inang adalah sengon, kayu manis, dan akasia.
Tanaman ini bisa tumbuh hingga ketinggian 20–25 meter, dan proses pertumbuhannya bisa berlangsung selama 60 hingga 80 tahun. Selama masa hidupnya, akar kayu cendana akan terus menghasilkan minyak yang menjadi bagian paling berharga dari pohon ini. Maka tak heran jika harga kayu cendana bisa mencapai angka puluhan bahkan ratusan juta, tergantung ukuran, jenis, dan kualitasnya.
Ciri Khas Kayu Cendana Asli
Agar tidak tertipu saat membeli, kenali dulu ciri-ciri kayu cendana yang asli:
Aroma khas dari batang dan akarnya disebabkan oleh kandungan senyawa santalol. Semakin tinggi kandungan santalol, semakin mahal pula nilai jualnya. Kayu dengan kandungan rendah biasanya dimanfaatkan untuk mebel atau konstruksi.
Daunnya berbentuk elips, tunggal, dengan ujung yang meruncing.
Batangnya berwarna cokelat dan diameter maksimal sekitar 25 -30 cm. Bunga berwarna merah bentuknya menyerupai payung kecil atau lonceng dengan 4 hingga kelompak.
Tekstur halus dan ringan, dengan tingkat penyusutan yang rendah.
Ukurannya tergolong kecil dibandingkan kayu keras lain seperti jati atau ulin.
Manfaat Kayu Cendana
Berdasarkan kualitas dan pengolahannya, kayu cendana bisa dimanfaatkan dalam berbagai bidang, antara lain:
Obat herbal, seperti pereda peradangan, pencegah disentri, hingga pengobatan tradisional untuk menstruasi.
Produk kecantikan, seperti masker wajah untuk mengatasi minyak berlebih, jerawat, komedo, dan noda hitam.
Aromaterapi, sabun mandi, hingga parfum beraroma natural yang tahan lama.
Untuk keperluan industri parfum dan kosmetik, hanya kayu cendana berkualitas tinggi yang digunakan, dan harus melewati proses ekstraksi khusus agar menghasilkan minyak murni yang siap pakai.
Selain itu, seperti kayu lainnya, cendana juga sering dimanfaatkan dalam pembuatan kerajinan tangan, souvenir, ukiran, bahkan kusen jendela dan pintu, meski jumlahnya terbatas karena nilai ekonominya yang tinggi.
Demikian ulasan lengkap seputar kayu cendana, mulai dari karakteristik, manfaat, hingga alasan kenapa harganya bisa sangat mahal. Semoga informasi ini bermanfaat, dan untuk pembahasan menarik lainnya seputar dunia kayu, kamu bisa temukan di artikel-artikel terbaru kami di lantaikayu.asia.
- Hardwood Floor: Pengertian, Kelebihan, dan Jenisnya - Oktober 6, 2026
- Mengenal Istilah Parket, Mini Flooring Dan Flooring - Oktober 2, 2026
- 15 Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Vinyl - September 29, 2026

