jenis lantai terbaik untuk kamar

Lagi Nyari Jenis Lantai Untuk Kamar Tidur? Ini Dia Rekomendasinya

Mengingat kamar tidur merupakan salah satu ruangan rumah yang biasa digunakan sebagai tempat untuk beristirahat, tentu saja kondisinya harus dibuat senyaman mungkin. Ya, mulai dari tingkat kebersihan, penataan furniture, hingga jenis lantai yang digunakan.

Berbicara soal lantai, tentunya ada banyak jenis lantai yag tersedia dipasaran. Tak hanya itu, bahkan masing-masing dari jenis lantai tersebut meyediakan ukuran dan motif yang yang berbeda juga.

Nah, bagi anda yang hendak merenovasi atau mengganti lantai kamar tidur, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan merekomendasikan jenis-jenis lantai terbaik untuk kamar tidur. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Jenis-jenis Lantai Terbaik Untuk Kamar Tidur

1. Lantai Kayu

Lantai Kayu

Jenis lantai pertama yang terbaik untuk kamar tidur adalah lantai kayu, atau yang biasa disebut dengan istilah “parket / parquet”. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat lantai kayu saat ini tengah menjadi tren ditengah masyarakat, entah itu didaerah perkotaan maupun pedesaan.

Meski pada awal penggunaannya terkesan seperti bangunan kuno, namun kini lantai kayu menjelma menjadi sebuah property yang bernilai tinggi dan berestetika. Selain digunakan sebagai penutup lantai, parket juga kerap digunakan untuk dinding rumah, plafon, papan pelapis tangga, dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan lantai kayu, tentu saja ruangan dirumah anda akan tampak lebih indah, elegan, nyaman, dan natural. Terlebih untuk area kamar tidur, dimana lantai kayu ini dapat menciptakan nuansa yang lebih hangat.

Menarik Untuk Disimak : Jenis Lantai Terbaik Untuk Lapangan Basket

Akan tetapi, pemilihan lantai kayu juga tidak boleh sembarangan lho. Mengapa demikian? Pasalnya, ada beragam jenis-jenis lantai kayu yang tersedia dipasaran, dimana masing-masingnya memiliki ciri khas yang berbeda.

Jenis-jenis Lantai Kayu

Lantai Kayu Solid

lantai kayu jati grade a

Seperti namanya, lantai kayu solid ini terbuat dari bahan kayu asli yang tentu saja sudah tidak diragukan lagi soal kualitasnya. Proses pembuatan lantai kayu solid ini berupa kayu utuh yang kemudian di potong sampai membentuk lempengan kayu, lalu di oven hingga mendapatkan kadar MC (Moisture Content) antara 8% sampai 11%.

Kendati demikian, tidak semu jenis kayu yang ada bisa dijadikan sebagai bahan utama untuk pembuatan lantai kayu solid. Dengan kata lain, hanya ada beberapa jenis kayu saja yang dianggap cocok untuk dijadikan bahan lantai kayu solid seperti berikut :

  • kayu jati
  • kayu merbau
  • kayu rengas
  • kayu ulin
  • kayu sonokeling
  • kayu kempas
  • kayu kemmpas
  • kayu kumea
  • kayu sungkai

Lantai Kayu Laminasi (Laminated Flooring)

Lantai Kayu Laminasi (Laminated Flooring)

Sebenarnya laminated flooring ini masih bagian dari jenis lantai kayu, karena materialnya yang terbuat dari bahan serbuk-serbuk kayu, lalu dibuatkan motif menyerupai kayu asli. Serbuk kayu tersebut terbagi lagi kedalam tiga jenis berbeda yakni :

  • LDF (Low Density Fiberboard / Particle Board)
  • MDF (Medium Density Fiberboards)
  • HDF (High Density Fiberboards)

LDF adalah jenis serbuk kayu yang kualitas tidak begitu baik dan cepat rusak, dikarenakan tingkat kepadatannya yang memang lemah. Sedangkan MDF adalah jenis serbuk kayu yang sering digunakan, mengingat ia memiliki kepadatan yang baik, tidak mudah patah, serta mudah diolah untuk berbagai kerajinan.

Lain halnya dengan HDF, dimana ia merupakan jenis serbuk kayu yang paling padat, keras, dan tahan terhadap air. Tapi saking kerasnya, HDF ini mejadi mudah patah sehingga jarang digunakan untuk kebutuhan mebel.

Untuk kelengkapan informasi seputar lantai kayu laminasi, Baca Selengkapnya

Lantai Kayu Engineer

Lantai Kayu Engineer

Jenis lantai kayu yang berikutnya ini merupakan hasil modifikasi, yang mana dalam satu lembaran parketnya terdiri dari 3 jenis material sekaligus seperti :

  • Pada bagian atasnya terbuat dari kayu solid atau kayu veneer kayu dengan corak berestetika
  • Pada bagian tengahnya terbuat dari plywood atau multipleks
  • Sedangkan bawahnya terbuat dari bahan kayu solid dengan kualitas lebih rendah

Tujuan dari penggabungan ketiga material tersebut, yakni untuk menekan biaya produksi kayu tanpa membuang nuansa artistik dan natural pada kayu itu sendiri.

Sedangkan tujuan yang kedua, adalah untuk membuat jenis lantai kayu yang mempunyai tingkat stabilitas tinggi serta mengurangi risiko terhadap kelengkungan pada lantai kayu akibat adanya perubahan cuaca.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai jenis lantai kayu bisa buka : Kenali Jenis-jenis lantai kayu agar nggak salah beli

2. Lantai Vinyl

lantai vinyl

Jika dilihat dengan mata telanjang, mungkin anda akan beranggapan bahwa lantai vinyl ini adalah bagian dari jenis lantai kayu. Mengapa demikian? Pasalnya, corak atau motif lantai vinyl ini memang dibuat mirip dengan lantai kayu asli.

Sehingga tak heran, jika orang awam kerap menyebut lantai vinyl ini dengan istilah parket. Padahal, lantai vinyl ini sama sekali bukan termasuk jenis lantai kayu. Hal itu terbukti, dimana material lantai vinyl ini teruat dari bahan PVC (Polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur elastis.

Tentu saja kualitas antara lantai kayu dengan vinyl ini sangat berbeda jauh, terlebih jika dibandingkan dengan jenis parket solid. Itu sebabnya, mengapa harga lantai vinyl jauh lebih murah dibandingkan dengan parket solid maupun lantai laminasi.

Dibalik harganya yang murah, ternyata lantai vinyl ini memiliki kandungan senyawa VOC yang bersifat racun sehingga tidak bagus untuk kesehatan lho!

Artikel Terkait : Perbandingan Lantai Vinyl Vs Lantai Keramik

3. Lantai Tegel

Lantai Tegel

Tegel atau yang sering juga disebut dengan nama “tehel” atau keramik, merupakan salah satu jenis lantai yang sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat kita. Dari sisi desain, lantai tegel kerap menyuguhkan nuansa etnik yang bervariasi sehingga bisa anda pilih sesuai dengan konsep hunian.

Dengan kata lain, lantai tegel cocok diaplikasikan pada semua ruangan rumah. Bukan hanya itu, lantai tegel juga akan terasa sejuk saat dipijak sehingga cocok bagi mereka yang tinggal di daerah dengan cuaca panas.

Dari sisi perawatan, lantai tegel ini memang lebih mudah jika dibandingkan dengan jenis lantai kayu. Bagaimana tidak, sebab perawatan lantai tegel ini hanya perlu di pel dan disapu seperti biasa.

Baca Juga : Tips Merawat Lantai kayu

4. Lantai Granit

lantai granit

Ingin mendapatkan nuansa yang lebih mewah pada hunian? Jika iya, maka lantai granit ini merupakan pilihan yang paling tepat. Pasalnya, lantai granit ini memiliki kilauan sehingga bisa menciptakan nuansa yang mewah dan elegan.

Bukan hanya itu, bahkan tekstur pada lantai granit ini lebih padat ketimbang jenis lantai marmer sehingga membuatnya cocok dipasang pada semua ruangan rumah. Hebatnya lagi, lantai granit sudah terbukti kokoh dan tidak mudah tergores.

Belum lagi dengan tampilan warnanya yang begitu lembut dengan motif tegas, yang dijamin akan membuat suasana di kamar tidur maupun ruangan lainnya menjadi lebih nyaman. Namun, anda harus merogoh kantong cukup dalam untuk bisa mendapatkan jenis lantai yang satu ini.

Nah, itulah beberapa jenis lantai terbaik untuk kamar tidur yang paling recommended. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan salah satu jenis lantai tersebut?

Scroll to Top
× Ada yang bisa saya bantu?