Ukuran Amplas – Dalam dunia konstruksi, renovasi, dan proyek-proyek DIY, amplas merupakan salah satu alat yang sangat penting. Amplas digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu, logam, dan bahan lainnya sebelum melapisi, melukis, atau melakukan perbaikan.
Namun, tidak semua amplas memiliki tingkat kekasaran yang sama. Untuk membantu memahami tingkat kekasaran amplas, Coated Abrasives Manufacturing Institute (CAMI) telah mengembangkan sistem penandaan yang digunakan secara luas dalam industri.
Sistem penandaan CAMI mengklasifikasikan tingkat kekasaran amplas berdasarkan ukuran butir abrasive yang ada pada permukaan amplas. Biasanya, ukuran butir abrasive ini ditandai dengan angka-angka tertentu.
Mari kita bahas beberapa tingkat kekasaran amplas yang umum digunakan, bentuk amplas dan menentukan amplas terbaik untuk digunakan dalam proyek Anda.
Baca juga : Diantara Pernis Kayu dan Plitur, Mana yang Lebih Baik ?
Mengenal Apa Itu Amplas
Amplelas adalah sebuah perkakas atau media yang digunakan untuk menghaluskan atau menggosok permukaan material dengan tujuan menghilangkan noda, goresan, atau ketidakrataan pada permukaan tersebut.

Amplas biasanya terdiri dari selembar kertas khusus yang dilapisi dengan bahan abrasif yang kasar. Bahan abrasif ini berfungsi untuk mengikis atau menggerus material pada permukaan yang akan dihaluskan.
Bahan abrasif adalah jenis bahan yang digunakan untuk mengikis, menggerus, atau menghaluskan permukaan material dengan cara gesekan atau gosokan. Bahan abrasif umumnya memiliki kekerasan tinggi dan kemampuan untuk menghilangkan atau mengurangi ketidakrataan, noda, atau lapisan material pada permukaan yang akan diolah.
Untuk bahan abrasif pada amplas ini dibedakan menjadi 5 hingga 6 jenis yang akan kita ulas dibawah ini.
Penggunaan amplas melibatkan gerakan gosok atau gesek pada permukaan material dengan menggunakan tangan atau alat bantu seperti mesin amplas atau Gerinda.
Proses ini akan mengikis material yang kasar atau tidak rata dan meratakan permukaannya, menghasilkan permukaan yang lebih halus dan siap untuk proses selanjutnya, seperti finishing, pengecatan, atau pemolesan.
Baca juga : Daftar Kelas Kayu I II III Dari Kekerasan, Kekuatan Serta Keawetannya
Ukuran Amplas Berdasarkan ukuran :
Dalam memilih ukuran amplas yang tepat, sebetulnya sangatlah mudah. Kita hanya perlu mengetahui dasar dari ukuran amplas paling kasar dan ukuran ampas paling halus. Nanti disesuaikan saja dengan kebutuhan.
Semakin kecil nomor Grit pada amplas, maka amplas semakin kasar. Begitu juga sebaliknya, semakin besar angka amplas tersebut, maka semakin halus.

Beradasarkan Coated Abrasives Manufacturing Institute (CAMI), ukuran amplas kasar adalah 40 dan yang halus hingga 1200.
Nah, kita tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan.
Untuk lebih detail bisa lanjutkan ulasan dibawah ini :
| Kode/Grade | Ukuran Kekasaran | Keterangan |
|---|---|---|
| P40 | Sangat Kasar | Untuk penghapusan material yang kasar, pengamplasan awal yang kuat |
| P60 | Kasar | Untuk penghapusan material yang kasar, pengamplasan awal |
| P80 | Kasar | Untuk penghalusan awal, penghapusan goresan dan noda |
| P100 | Sedang | Untuk penghalusan sedang, penghapusan noda dan goresan |
| P120 | Sedang | Untuk penghalusan sedang, persiapan permukaan |
| P150 | Halus | Untuk penghalusan halus, persiapan permukaan yang halus |
| P180 | Halus | Untuk penghalusan halus, persiapan permukaan yang halus |
| P220 | Sangat Halus | Untuk penghalusan sangat halus, persiapan finishing |
| P240 | Sangat Halus | Untuk penghalusan sangat halus, persiapan finishing |
| P320 | Sangat Halus | Untuk penghalusan sangat halus, persiapan finishing |
| P400 | Sangat Halus | Untuk penghalusan sangat halus, persiapan finishing |
| P600 | Super Halus | Untuk penghalusan super halus, persiapan finishing |
Baca selengkapnya : Manfaat Finishing kayu dan Tips memilih Jenis sesuai keperluannya

Kekasaran Kasar (Coarse) 40-80
Amplas dengan tingkat kekasaran kasar digunakan untuk menghilangkan goresan atau ketidakrataan yang signifikan pada permukaan. Mereka memiliki ukuran butir abrasive yang lebih besar dan biasanya ditandai dengan angka 40 hingga 80.
Amplas dengan kekasaran kasar ini sangat efektif untuk menghilangkan lapisan cat yang tebal, karat pada logam, atau memperbaiki permukaan yang kasar.
Kekasaran Menengah (Medium) 100-150
Amplas dengan tingkat kekasaran menengah memiliki ukuran butir abrasive yang lebih halus dibandingkan dengan kekasaran kasar. Mereka biasanya ditandai dengan angka 100 hingga 150.
Amplas dengan tingkat kekasaran menengah ini biasanya digunakan untuk menghaluskan permukaan yang sudah cukup rata, menghilangkan goresan halus, atau mempersiapkan permukaan sebelum melapisi atau melukis.
Kekasaran Halus (Fine) 180-240
Amplas dengan tingkat kekasaran halus memiliki ukuran butir abrasive yang lebih kecil. Mereka ditandai dengan angka 180 hingga 240. Amplas dengan tingkat kekasaran halus digunakan untuk memberikan sentuhan akhir yang halus pada permukaan yang sudah rata.
Nah, untuk amplas dengan ukuran 180 sampai 240 ini ideal untuk mempersiapkan permukaan sebelum melapisi finishing pada kayu, menghaluskan cat yang sudah kering, atau memberikan kilau pada logam yang sudah halus.
Kekasaran Sangat Halus (Very Fine) 240 – 1200
Amplas dengan tingkat kekasaran sangat halus memiliki ukuran butir abrasive yang sangat halus. Mereka ditandai dengan angka di atas 240. Amplas dengan tingkat kekasaran sangat halus digunakan untuk memberikan hasil akhir yang sangat halus pada permukaan yang sudah sangat rata.
Mereka cocok untuk proyek yang membutuhkan hasil yang halus, seperti finishing halus pada permukaan kayu yang sensitif atau memberikan kilau pada logam yang sudah halus.
Baca artikel menarik lainnya : Tips Agar Lantai Kayu Tidak Licin Dan Terjaga
Tips Dalam menentukan Ukuran Grit Amplas
Bagi anda yang belum yakin dengan ukuran amplas yang sesuai dengan kebutuhan, disarankan untuk mencoba amplas dengan tingkat kekasaran yang lebih rendah terlebih dahulu dan kemudian meningkatkan tingkat kekasaran secara bertahap hingga mencapai hasil yang diinginkan.
Dalam penggunaan amplas juga, pastikan untuk menggunakan teknik yang tepat dan menjaga keseimbangan tekanan agar hasilnya merata dan tidak merusak permukaan. Selalu perhatikan petunjuk penggunaan yang disediakan oleh produsen amplas untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Bentuk Amplas
Dalam menentukan amplas yang tepat, kita juga perlu mempertimbangkan jenis bentuk amplas tersebut, sebab masing-masing bentuk amplas ini memiliki fungsi dan peruntungannya tersendiri
Berikut ini adalah beberapa jenis bentuk amplas yang perlu Anda ketahui:
Amplas Lembaran (Sheet Sandpaper):

Amplas lembaran adalah bentuk amplas yang paling umum dan sering digunakan. Biasanya amplas ini berbentuk persegi panjang dan tersedia dalam berbagai ukuran. Amplas lembaran sering dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil sesuai kebutuhan proyek amplas tertentu. Amplas lembaran cocok digunakan untuk amplas tangan, mesin amplas, atau alat amplas lainnya.
Amplas Roll (Roll Sandpaper):

Amplas roll adalah amplas yang dililit dalam bentuk gulungan. Amplas ini cocok untuk proyek-proyek yang membutuhkan banyak amplas atau memerlukan ukuran yang tidak biasa. Amplas roll dapat dengan mudah dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Umumnya digunakan untuk pekerjaan amplas yang besar dan luas.
Amplas Disk (Disc Sandpaper):

Amplas disk memiliki bentuk bundar seperti piringan. Amplas ini dirancang untuk digunakan pada mesin amplas cakram atau mesin amplas orbital. Amplas disk tersedia dalam berbagai ukuran dan tingkat kekasaran. Amplas disk sangat efektif dalam menghaluskan dan menggosok permukaan yang besar dan datar.
Amplas Belt (Belt Sandpaper):

Amplas belt adalah bentuk amplas yang berbentuk sabuk atau ikat pinggang. Amplas belt biasanya digunakan pada mesin amplas belt yang menggerakkan sabuk secara berputar. Amplas belt efektif digunakan untuk mengamplas permukaan datar dan luas, serta untuk penghapusan material yang lebih agresif.
Amplas Spon (Sanding Sponge):
Amplas spon memiliki bentuk yang berbeda dengan amplas tradisional. Amplas ini memiliki lapisan abrasive pada bagian luar dan spons yang elastis di dalamnya. Amplas spon umumnya digunakan untuk mengamplas permukaan yang tidak rata, seperti sudut, lengkungan, atau detail kecil. Amplas spon juga sangat nyaman digunakan untuk amplas tangan.
Amplas Blok (Sanding Block):
Amplas blok adalah amplas yang terpasang pada blok yang keras dan datar. Blok amplas digunakan untuk mempermudah penggunaan amplas lembaran dengan tangan. Dengan menggunakan amplas blok, Anda dapat mengamplas permukaan secara merata dan mengontrol tekanan yang diberikan.
Baca juga : Ini Klasifikasi Jenis Lem Kayu Yang Tepat & Kuat Serta Tips Memilihnya
Bahan Abrasif Amplas
Selain tingkat kekasaran, penting juga untuk memperhatikan jenis bahan amplas yang digunakan.
Terdapat berbagai jenis bahan amplas, seperti kertas, kain, atau film yang dilapisi dengan butiran abrasive. Setiap jenis bahan memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, tergantung pada jenis permukaan yang akan dihaluskan.

Garnet
Garnet adalah bahan amplas yang lebih lembut dan halus. Bahan ini cocok untuk mengamplas kayu, finishing permukaan halus, dan pengamplasan yang lebih detail. Garnet biasanya digunakan dalam aplikasi yang memerlukan hasil akhir yang halus dan pengamplasan yang lebih halus.
Aluminium Oksida
Aluminium oksida adalah bahan amplas yang paling umum digunakan. Bahan ini memiliki daya tahan yang baik dan cocok untuk mengamplas kayu, logam, plastik, dan permukaan non-logam lainnya. Aluminium oksida tersedia dalam berbagai tingkat kekasaran, mulai dari yang kasar hingga halus.
Silikon Karbida
Silikon karbida adalah bahan amplas yang lebih keras dibandingkan aluminium oksida. Bahan ini cocok untuk mengamplas bahan yang lebih keras seperti logam, batu, kaca, keramik, atau finishing permukaan kayu yang halus. Silikon karbida juga tahan terhadap panas, sehingga cocok untuk pengamplasan suhu tinggi.
Zirconia Alumina
Zirkonia alumina adalah bahan amplas yang lebih tahan lama dan agresif. Bahan ini umumnya digunakan untuk mengamplas baja, stainless steel, dan material logam lainnya yang sulit diampelas. Zirkonia alumina juga efektif dalam penghapusan material yang lebih cepat dan tahan lama.
Keramik Alumina
Keramik alumina adalah bahan amplas yang sangat keras dan tahan lama. Bahan ini cocok untuk mengamplas logam, baja tahan karat, dan material yang memerlukan penghapusan yang cepat. Keramik alumina sering digunakan dalam aplikasi industri yang membutuhkan daya tahan tinggi.
Dalam memilih Amplas, memang paling penting adalah ukuran kekasaran dari Amplas tersebut. Namun jangan lupa juga untuk mempertimbangkan bentuk dan bahan dari amplas tersebut.
Hal ini agar nanti saat membeli ampas, amplas tersebut dapat berguna dan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Demikian ulasan kali ini mengenai amplas. Semoga dapat bermanfaat dan dapat membantu anda.
- Jual Lantai Kayu Jati Kualitas Premium, Tersedia Grade A, B, C - Oktober 2, 2026
- Harga Papan kayu Jati & Merbau untuk Trap Tangga Rumah - September 10, 2026
- Jual Decking Kayu Ulin Kualitas Premium Untuk Eksterior - September 2, 2026

