Perbandingan lantai keramik dan lantai parket – Lantai keramik adalah lantai paling umum digunakan di rumah-rumah. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat lantai keramik memiliki kelebihan dari kewetan, kebersihan dan juga harga.
Bagi anda yang ingin upgrade lantai keramik menjadi lantai kekinian yang menarik, seperti lantai kayu solid, namun masih ragu apakah lantai kayu solid ini tepat untuk menggantikan lantai keramik anda, mungkin pembahasan ini tepat untuk terus anda ikuti.
Pada kesempatan kali ini Kami lantaikayu.asia akan membahas perbandingan lantai kayu dengan keramik. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.
Daftar Isi
Definisi Lantai Kayu Dan Keramik
1. Lantai kayu

Lantai kayu memiliki istilah lain, yakni parquet atau yang biasa disebut dengan parket. Adalah jenis lantai terbuat dari bahan dasar kayu. Penggunakan material dasar kayu ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan, kesehatan dan juga nilai estetika pada hunian.
2. Lantai keramik

Seperti yang sudah diketahui, bahwa keramik merupakan polesan akhir yang dapat memperindah tampilan sebuah hunian. Material keramik ini terbuat dari bahan tanah liat yang diolah denga cara di press, serta bagian permukaannya diberi lapisan khusus agar lebih kuat, anti gores dan nyaman dipijak.
Penggunaan keramik lebih sering karena sipatnya yang tahan lama, mudah dibersihkan serta harga yang murah.
Baca juga : Perbandingan Pelapis Cat Duco, HPL dan Lembar PVC
Kelebihan kekurangan Lantai kayu Dan Keramik
Setelah mengetahui Definisi, berikutnya mari kita bandingkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing material ini.
Keunggulan Parket Solid

- Memiliki daya tahan yang sangat baik
- Tahan terhadap perubahan cuaca dan anti rayap
- Mudah dibersihkan dan tekstur permukaannya yang tidak licin
- Menyuguhkan nuansa natural, elegan, dan mewah
- Bagus untuk kesehatan tubuh, karena dapat menciptakan suhu hangat dalam ruangan
Kekurangan Parket Solid
- Harga yang relatif mahal
- Bisa terjadi pemuaian, penyusutan, dan kerusakan (jika tidak dirawat dengan baik)
- Membutuhkan perawatan khusus
- Cukup sulit ditemui dipasaran
Keunggulan Lantai Keramik

- Harga yang relatif lebih murah dibanding lantai kayu
- Mudah dijumpai dipasaran
- Tersedia berbagai motif dan ukuran
- Kuat dan tahan lama
Kekurangan Lantai Keramik
- Memiliki tekstur keras
- Licin saat terkena air, sehingga bisa meningkatkan risiko terpeleset
- Permukaan lantai akan terasa dingin di musim hujan, yang tentunya kurang bagus bagi penderita penyakit rematik.
Perbandingan Lantai kayu Keramik

| Penilaian | Lantai Kayu | Lantai Keramik |
|---|---|---|
| Bahan | Kayu alami seperti jati, merbau, Bengkirai, Ulin | Tanah liat yang dibakar, dapat berupa keramik, porselen |
| Tampilan | Alami, hangat, dan mewah | Beragam, dari polos hingga bertekstur dan berwarna-warni |
| Kenyamanan | Hangat, nyaman di kaki, tidak dingin | Dingin di kaki, bisa keras dan tidak nyaman saat lama diinjak |
| Ketahanan | Cukup tahan lama jika dirawat dengan baik, rentan terhadap goresan dan kelembapan berlebih | Sangat tahan lama, tahan goresan, tahan terhadap kelembapan |
| Perawatan | Memerlukan perawatan rutin seperti pelapisan dan pengamplasan | Mudah dibersihkan, hanya memerlukan pel dan pembersih biasa |
| Instalasi | Memerlukan keahlian khusus, waktu pemasangan lebih lama | Relatif mudah dan cepat dipasang oleh tukang yang berpengalaman |
| Harga | Variatif, bisa lebih premium tergantung jenis kayu | Relatif lebih terjangkau, bergantung pada jenis dan desain keramik |
| Ketersediaan | Bisa terbatas tergantung jenis kayu | Sangat mudah ditemukan di berbagai toko material bangunan |
| Ketahanan Air | Rentan terhadap air dan kelembapan, bisa melengkung atau rusak | Sangat tahan terhadap air, ideal untuk area basah seperti kamar mandi dan dapur |
| Nilai Estetika | Menambah nilai estetika dan kehangatan pada ruangan | Memberikan tampilan yang bersih dan modern, beragam pilihan desain |
| Isolasi Suara | Lebih baik dalam meredam suara | Cenderung memantulkan suara, bisa lebih bising |
| Kelembutan | Lebih lembut dan tidak keras jika terjatuh | Keras, bisa menyebabkan cedera jika terjatuh di atasnya |
Jenis-jenis Lantai Kayu
Sebelum menilai dan memilih lantai kayu, ada beberapa jenis lantai kayu yang perlu diketahui terlebih dahulu, sebab masing-masing jenis lantai kayu dibawah ini memiliki karakteristik dan kekurangan kelebihannya masing-masing.
1. Parket Solid

Parket solid merupakan jenis lantai kayu yang Premium, karena materialnya yang memang terbuat dari bahan kayu 100% asli. Mengingat materialnya yang terbuat dari kayu asli, tentu saja sudah tidak diragukan lagi soal kualitas dan daya tahannya.
Tak hanya unggul dari segi kualitas, bahkan parket solid juga memiliki tampilan yang lebih natural, elegan, dan mewah. Namun, tidak semua jenis kayu itu cocok digunakan untuk parket solid. Ya, hanya ada beberapa jenis kayu saja yang dinilai cocok untuk parket solid, seperti kayu jati, merbau, kruing (keruing), sonokeling, dan sebagainya.
Baca Juga : Informasi Harga Lantai Parket Solid Kayu Jati
1. Laminated Flooring (Lantai HDF)

Material Laminated Flooring ini terbuat dari bahan serbuk kayu yang diolah dengan cara di press, lalu dibentuk sedemikian rupa sehingga tampilannya seperti kayu sesuai ukuran yang diinginkan.
Namun, material Laminated Flooring ini juga sering disebut dengan istilah HDF (High Density Fiberboard), yang sudah dibentuk dengan beragam macam motif seperti lantai kayu asli dan diberi lapisan anti gores.
Jika dilihat dari segi kekuatannya, Laminated Flooring ini tergolong cukup rawan terhadap berbagai peramasalahan. Mengapa demikian? Pasalnya, hal tersebut dikarenakan karakternya yang tidak tahan terhadap air, sehingga akan membuat umurnya pendek.
Namun dari segi harga, Laminated Flooring ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan lantai parket solid. Itu sebabnya, mengapa Laminated Flooring menjadi alternatif pengganti parket solid bagi mereka yang memiliki budget terbatas.
Nah, bagi anda yang ingin tahu tentang daftar harga Laminated Flooring, silahkan klik Disini
3. Lantai Kayu Outdoor (Decking)

Sesuai dengan namanya, dimana decking ini merupakan jenis lantai kayu yang memang dikhususkan untuk pemasangan di area outdoor, seperti halaman, tepian kolam renang, dan lain sebagainya.
Terdapat beragam jenis kayu yang biasa digunakan untuk bahan pembuatan decking, seperti kayu merbau, kayu ulin, kayu bengkirai, dan kayu keruing (kruing).
Untuk informasi lebih lengkapnya lagi seputar decking, silahkan baca : harga decking kayu Outdoor
Jenis Lantai Keramik
Tak hanya lantai kayu, lantai keramik juga memiliki beberapa jenis, Adapun mengenai beragam jenis keramik yang tersedia seperti berikut :
1. Keramik Biasa

Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan jenis keramik yang satu ini bukan? Ya, terang saja demikian, sebab jenis keramik biasa ini memang yang paling populer dipasaran. Disamping harganya yang relatif murah, terdapat juga beragam motif dan ukuran yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
2. Keramik Granit Alam

Jenis keramik granit alam ini memang dapat menyuguhkan nuansa yang lebih mewah, elegan, dan asri. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat ia memiliki kilauan yang begitu indah utuk dipandang. Dengan demikian, maka tak heran juga jika keramik granit alam sering dipasang pada bangunan-bangunan mewah seperti hotel berbintang, restoran mewah, dan sebagainya
Dari sisi fungsi, keramik granit alam bisa diaplikasikan di semua ruangan rumah. Dibalik beberapa keunggulannya, keramik granit alam memiliki kekurangan yakni berbobot berat dan proses pemasangan yang cukup sulit. Belum lagi dengan harganya yang mahal, serta membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit lho!
3. Keramik Teraso

Berbicara soal jenis lantai yang memiliki nuansa klasik dan etnik, maka keramik teraso inilah jawabannya. Terdapat beragam moif keramik teraso yang dapat anda pilih, mulai dari motif serpihan kaca, serpihan kerang laut, bebatuan, dan masih banyak lagi.
Dengan menggunakan keramik teraso, tentu saja tampilan rumah anda akan kental dengan nuansa tradisional namun masih terlihat elegan. Pada umumnya, ukuran keramik teraso ini berkisar 20 x 20 cm hingga 60 x 60 cm.
4. Homogeneous Tile

Selain ukurannya yang paling besar, keramik Homogeneous Tile memiliki daya tahan yang lebih kuat dibanding jenis keramik lainnya. Dari segi ukuran, Homogeneous Tile kerap tampil dengan ukuran 60 x 60 cm hingga 100 x 100 cm.
Baca juga : Perbandingan Lantai Granit dan Lantai Kayu
Dikarenakan ukurannya yang besar dan berbobot berat, tentu saja akan membutuhkan tenaga ekstra saat proses pemasangan. Tak hanya diaplikasikan pada bangunan-bangunan komersil, keramik Homogeneous Tile bisa digunakan untuk hunian pribadi.
Demikianlah ulasan singkat seputar perbandingan lantai kayu dengan lantai keramik. Jika disimpulkan, lantai kayu memang terbukti jauh lebih baik ketimbang lantai keramik.
- Jual Lantai Kayu Jati Kualitas Premium, Tersedia Grade A, B, C - Oktober 2, 2026
- Harga Papan kayu Jati & Merbau untuk Trap Tangga Rumah - September 10, 2026
- Jual Decking Kayu Ulin Kualitas Premium Untuk Eksterior - September 2, 2026


Pingback: Seperti Inilah Cara Mudah Membersihkan Lantai yang Berdasarkan Materialnya – Lantai Kayu Asia | Penjual Lantai Kayu Terlengkap Indonesia