lantai kayu vs keramik

Seperti Inilah Perbandingan Lantai Kayu VS Keramik

Bagi yang hendak membangun atau merenovasi rumah dengan nuansa yang baru, tentunya ada banyak sekali pilihan jenis lantai yang tersedia dipasaran. Namun dari sekian banyaknya jenis lantai yang ada, lantai kayu dan keramik inilah yang paling umum digunakan masyarakat.

Tentu saja baik lantai kayu maupun keramik memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Nah, secara kebetulan pada kesempatan kali ini juga akan membahas perbandingan lantai kayu dengan keramik. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Tentang Lantai Kayu

Lantai kayu memiliki istilah lain, yakni parquet atau yang biasa disebut dengan parket. Perlu anda ketahui, bahwa lantai kayu untuk area indoor dengan area outdoor juga memiliki perbedaan nama lho. Ya, lantai kayu khusus area indoor bernama parquet (parket), sedangkan jenis lantai kayu untuk area outdoor bernama decking.

Jenis-jenis Lantai Kayu Indoor

1. Laminated Flooring (Lantai Laminasi)

Laminated Flooring (Lantai Laminasi)

Material Laminated Flooring ini terbuat dari bahan serbuk kayu yang diolah dengan cara di press, lalu dibentuk sedemikian rupa sehingga tampilannya seperti kayu sesuai ukuran yang diinginkan.

Namun, material Laminated Flooring ini juga sering disebut dengan istilah HDF (High Density Fiberboard), yang sudah dibentuk dengan beragam macam motif seperti lantai kayu asli dan diberi lapisan anti gores.

Jika dilihat dari segi kekuatannya, Laminated Flooring ini tergolong cukup rawan terhadap berbagai peramasalahan. Mengapa demikian? Pasalnya, hal tersebut dikarenakan karakternya yang tidak tahan terhadap air, sehingga akan membuat umurnya pendek.

Namun dari segi harga, Laminated Flooring ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan lantai parket solid. Itu sebabnya, mengapa Laminated Flooring menjadi alternatif pengganti parket solid bagi mereka yang memiliki budget terbatas.

Nah, bagi anda yang ingin tahu tentang daftar harga Laminated Flooring, silahkan klik Disini

Keunggulan Laminated Flooring

  • Proses pemasangan yang lebih simple dan mudah
  • Tahan terhadap goresan
  • Bisa dipasang pada hampir semua ruangan rumah
  • Harga yang lebih murah dari parket solid

Kekurangan Laminated Flooring

  • Tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang
  • Saat ada sedikit kerusakan, maka harus diperbaiki secara keseluruhan
  • Tidak tahan terhadap air dan kelembapan
  • Tidak sekuat parket solid

2. Parket Solid

parket solid

Parket solid merupakan jenis lantai kayu yang paling mahal, karena materialnya yang memang terbuat dari bahan kayu 100% asli. Mengingat materialnya yang terbuat dari kayu asli, tentu saja sudah tidak diragukan lagi soal kualitas dan daya tahannya.

Tak hanya unggul dari segi kualitas, bahkan parket solid juga memiliki tampilan yang lebih natural, elegan, dan mewah. Namun, tidak semua jenis kayu itu cocok digunakan untuk parket solid. Ya, hanya ada beberapa jenis kayu saja yang dinilai cocok untuk parket solid, seperti kayu jati, merbau, kruing (keruing), sonokeling, dan sebagainya.

Khusus untuk parket solid jati, dimana ia terbagi lagi kedalam beberapa kelas berbeda, yakni grade A, B, C, dan AB.

Baca Juga : Informasi Harga Lantai Parket Solid Kayu Jati

Keunggulan Parket Solid

  • Memiliki daya tahan yang sangat baik
  • Tahan terhadap perubahan cuaca dan anti rayap
  • Mudah dibersihkan dan tekstur permukaannya yang tidak licin
  • Menyuguhkan nuansa natural, elegan, dan mewah
  • Bagus untuk kesehatan tubuh, karena dapat menciptakan suhu hangat dalam ruangan

Kekurangan Parket Solid

  • Harga yang relatif mahal
  • Bisa terjadi pemuaian, penyusutan, dan kerusakan (jika tidak dirawat dengan baik)
  • Membutuhkan perawatan khusus
  • Cukup sulit ditemui dipasaran

Nah, bagi anda yang ingin memesan lantai kayu parket solid secara online, silahkan hubungi marketing kami di nomor 0812-2041-995

Jenis Lantai Kayu Outdoor (Decking)

lantai kayu outdoor

Sesuai dengan namanya, dimana decking ini merupakan jenis lantai kayu yang memang dikhususkan untuk pemasangan di area outdoor, seperti halaman, tepian kolam renang, dan lain sebagainya.

Terdapat beragam jenis kayu yang biasa digunakan untuk bahan pembuatan decking, seperti kayu merbau, kayu ulin, kayu bengkirai, dan kayu keruing (kruing).

Untuk informasi lebih lengkapnya lagi seputar decking, silahkan klik disini

Tentang Lantai Keramik

Seperti yang sudah diketahui, bahwa keraik merupakan polesan akhir yang dapat memperindah tampilan sebuah hunian. Material keramik ini terbuat dari bahan tanah liat yang diolah denga cara di press, serta bagian permukaannya diberi lapisan khusus.

Keunggulan Lantai Keramik

  • Harga yang relatif lebih murah dibanding lantai kayu
  • Mudah dijumpai dipasaran
  • Tersedia berbagai motif dan ukuran
  • Kuat dan tahan lama

Kekurangan Lantai Keramik

  • Memiliki tekstur keras
  • Licin saat terkena air, sehingga bisa meningkatkan risiko terpeleset
  • Permukaan lantai akan terasa dingin di musim hujan, yang tentunya kurang bagus bagi penderita penyakit rematik.

Adapun mengenai beragam jenis keramik yang tersedia seperti berikut :

1. Keramik Biasa

Keramik Biasa

Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan jenis keramik yang satu ini bukan? Ya, terang saja demikian, sebab jenis keramik biasa ini memang yang paling populer dipasaran. Disamping harganya yang relatif murah, terdapat juga beragam motif dan ukuran yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

2. Keramik Granit Alam

Keramik Granit Alam

Jenis keramik granit alam ini memang dapat menyuguhkan nuansa yang lebih mewah, elegan, dan asri. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat ia memiliki kilauan yang begitu indah utuk dipandang. Dengan demikian, maka tak heran juga jika keramik granit alam sering dipasang pada bangunan-bangunan mewah seperti hotel berbintang, restoran mewah, dan sebagainya

Dari sisi fungsi, keramik granit alam bisa diaplikasikan di semua ruangan rumah. Dibalik beberapa keunggulannya, keramik granit alam memiliki kekurangan yakni berbobot berat dan proses pemasangan yang cukup sulit. Belum lagi dengan harganya yang mahal, serta membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit lho!

3. Keramik Teraso

Keramik Teraso

Berbicara soal jenis lantai yang memiliki nuansa klasik dan etnik, maka keramik teraso inilah jawabannya. Terdapat beragam moif keramik teraso yang dapat anda pilih, mulai dari motif serpihan kaca, serpihan kerang laut, bebatuan, dan masih banyak lagi.

Dengan menggunakan keramik teraso, tentu saja tampilan rumah anda akan kental dengan nuansa tradisional namun masih terlihat elegan. Pada umumnya, ukuran keramik teraso ini berkisar 20 x 20 cm hingga 60 x 60 cm.

4. Homogeneous Tile

Homogeneous Tile

Selain ukurannya yang paling besar, keramik Homogeneous Tile memiliki daya tahan yang lebih kuat dibanding jenis keramik lainnya. Dari segi ukuran, Homogeneous Tile kerap tampil dengan ukuran 60 x 60 cm hingga 100 x 100 cm.

Dikarenakan ukurannya yang besar dan berbobot berat, tentu saja akan membutuhkan tenaga ekstra saat proses pemasangan. Tak hanya diaplikasikan pada bangunan-bangunan komersil, keramik Homogeneous Tile bisa digunakan untuk hunian pribadi.

Demikianlah ulasan singkat seputar perbandingan lantai kayu dengan lantai keramik. Jika disimpulkan, lantai kayu memang terbukti jauh lebih baik ketimbang lantai keramik.

Scroll to Top
× Ada yang bisa saya bantu?